ANALISA SAHAM PNBS dan PROSPEK BANK PANIN DUBAI SYARIAH

ANALISA SAHAM PNBS: PROSPEK BANK PANIN DUBAI SYARIAH

ANALISA FUNDAMENTAL SAHAM PNBS

Kali ini saya ingin memberinya penjelasan ringkas masalah analisis esensial saham PNBS – Bank Panin Dubai Syariah Tbk. Sebetulnya, awalnya saya tidak punya niat posting masalah prospect saham PNBS ini, tetapi karena ada pengunjung yang request analisis saham perbankan syariah ini menjadi saya anggap apa kelirunya.

Bisa saya ucapkan, karena PNBS ini sebagai bank syariah yang paling awal listing di BEI, hingga banyak investor syariah menyimpan keinginan pada perkembangan emiten ini. Tetapi, yah… apa ingin dikata! Yang bernama dunia trading saham, kadang kita tidak dapat cuman memandang dari ‘namanya’, tetapi lebih ke performanya. Dan kenyataannya, PNBS saat ini memanglah tidak dapat kita ucapkan jika performanya baik.

ANALISA SAHAM PNBS PROSPEK BANK PANIN DUBAI SYARIAH
PNBS, foto: bank panin dubai syariah

Kinerja Laba saham PNBS

Oke, kembali lagi ke masalah pengurangan labanya. Jika kita kroscek ke segi esensialnya, sebetulnya peneurunan keuntungan bersih itu karena penghasilan PNBS sendiri pada masa kali ini terevisi sampai 21,46%, yaitu jadi Rp 150,48 miliar, bila dibanding dengan kwartal I tahun awalnya yang capai Rp 191,59 miliar.

Apabila kita ingin lebih detil kembali, pengurangan itu sebetulnya banyak karena oleh revisi atas untuk hasil pendanaannya, penghasilan usaha khusus dari untuk hasil surat bernilai, dan penghasilan dari pendanaan Murabahah yang diatur oleh emiten. Disamping itu, ada peningkatan beban usaha yang capai 6,07% jadi factor yang memengaruhi keuntungan dari PNBS.

Salah satunya tantangan berat dalam usaha perbankan ialah masalah bagaimana jaga supaya nilai NPF atau NPL (Nonperforming Financing / Nonperforming Loan) tidak tinggi. Dan kenyataannya, dari data, penulis menulis NPF Bruto dan Neto perseroan pada kwartal I ini bertambah, yaitu masing 4,86% dan 4,27%. Dibandingkan dengan masa yang serupa awalnya, 1Q17 yang masing-masing cuman 4,51% dan 3,64%.

Walaupun sebetulnya, standard NPF yang aman ada di range 5%, NPF PNBS ini masih tetap kita ucapkan buruk, ingat NPF bank konservatif rerata berada di angaka 3 koma pesen lebih saja.

Hal yang cukup menjengkelkan dan menjadi bahan perhatian adalah masalah NPF PNBS dimaan nilainya yang bertambah dari tahun ke tahunnya. Di tahun 2015 nilainya cuman 1,76%, selanjutnya pada tahun 2016 bertambah jadi 2,87, di kwartal III 2017 naik sampai 4,46%, dan sampai 2018 saat ini seperti disebut sebelumnya nilainya semakin membesar.

Sekalipun mungkin ini karena oleh factor ekonomi makro yang alami stagnasi perkembangan, yang menyebabkan dampak domino pada ekonomi Indonesia, terutamanya penghasilan export, investasi, penghasilan negara dan daya membeli warga, tetapi ini bisa juga dikuasai oleh baik tidaknya standard management perusahaan dalam salurkan pendanaan.

Sebagai seseorang yang punyai pengalaman dalam sektor pendanaan, penulis tahu benar jika permasalahan masalah NPF ini benar-benar dikuasai oleh bagaimana standarisasi penilaian calon debitur yang diputuskan perusahaan. Karena itu, kita sebagai investor mengharap supaya nantinya faksi management PNBS dapat semakin serius lakukan pembenahan masalah ini.

Prospek saham PNBS Kedepan

Sabar, di atas baru prolog. Hal ini perlu dilakukan analisis yang lebih lanjut untuk melihat PNBS ini sebenarnya pantas untuk dikoleksi atau tidak, setidaknya untuk investasi jangka pendek.

Hal yang paling fundamental dalam analisis esensial Bank Panin Syariah ini sebetulnya pada rasio keuangannya, khususnya pada rasio valuasi dari PNBS tersebut.

Pertama, mari kita bicara soal valusi PNBS dari segi PERnya dahulu.

Tidak boleh terkejut ya, karena PER PNBS rupanya 224,18 kali. Siapa saja analisnya pasti ngomong jika PNBS ini super muahalll. Tetapi itu, jika salurannya nilai investing. Berbeda kembali jika dari segi growth investor karena mereka akan menilainya dari diagram harga sahamnya saja, walaupun ada pula yang masih tetap menyaksikan pencapaian keuntungan bersih terbaru. Nilai PER 224 kali lebih karena EPS PNBS sekarang ini cuman Rp0,39 per saham. Saya dapat ngomong, mengagumkan sekali rendahnya dan pengurangannya. Hingga lumrah jika PERnya dapat lompat sampai sekitar itu.

Analisa fundamental PNBS

Nach, coba kita saksikan bagaimana dengan masa yang serupa pada tahun kemarin. Rupanya pada 1Q17, EPS PNBS terdaftar Rp2,48 per saham . Maka turun sekitar 84,2 %. Ya itu lah, karena ada keuntungan bersihnya terevisi dalam sekali di masa ini.

Jadi bagaimana nih, apa saham bank Panin Syariah pantas membeli atau mungkin tidak?

Saya individu, jika dari sisi valuasi, baik PER atau PBV belum terlampau direferensikan. Ingat, sejarah harga PNBS sempat sentuh tingkat Rp66 per saham, yang itu maknanya pada harga Rp88 saat ini bukanlah harga bottomnya. Kemungkinan opini saya akan berlainan jika PNBS ini benar-benar dapat kembali di harga yang awalnya, tetapi itu jika revisi IHSG jadi berlanjut sampai habis lebaran.

Selain argumen valuasi di atas, karena biasanya harga saham dalam periode pendek condong ikuti tren pasar, tetapi pada periode panjang sesuaikan dengan esensialnya. Dan karena saat ini keuntungan bersih dari PNBS terkikis banyak, karena itu lambat atau cepat kemungkinan besar sahamnya akan juga turun (tetapi penglihatan ini khusus untuk kuatal I 2018 ini. Berbeda kembali jika rupanya di kwartal II labanya dapat kembali sembuh).

Adapun argumen kenaikannya sekarang ini, dari tingkat Rp84 per helai jadi Rp88 sekarang ini mulai tgl 24 Mei 2018 sampai saat ini, menurut irit penulis hal itu lebih condong karena dikuasai oleh sentiment positif dari gagasan HMETD yang sudah dilakukan management PNBS (dikerjakan tgl 28 Mei-5 Juni 2018). Namun, benar-benar sayang karena umumnya harga saham akan bergerak ikuti harga penetapan HMETD (dalam masalah ini pada harga penerapan Rp100 per helai), tetapi PNBS sendiri tidak begitu. Kemungkinan besar ini karena banyak investor yang tidak tertarik bermain di saham ini karena factor performanya yang tidak bagus.

Tetapi, masalah harga saya individu tidak dapat memberinya perkiraan. Tidak ada agunan jika PNBS tidak naik atau turun dalam beberapa minggu atau bulan depan, karena berdasar laporan keuangannya untuk tahun 2017 saja PNBS masih tetap alami pengurangan keuntungan.

Saya tidak punyai kalimat kembali untuk analisis esensial saham PNBS. Pokoknya, saham bank Panin Dubai Syariah ini belum pantas invest untuk sekarang ini. Tetapi, jika misalkan di kwartal seterusnya rupanya laporan keuangannya memperlihatkan hasil yang lain, karena itu anda dapat balik lagi kesini sebab bisa jadi artikel masalah PNBS ini telah diupdate.

Demikian pembahasan mengenai Analisa saham PNBS, semoga bermanfaat.