Cara Cek Sertifikat Vaksin di PeduliLindungi dan Tips-nya Bila Tidak Ada

Cara Cek Sertifikat Vaksin di PeduliLindungi dan Tips-nya Bila Tidak Ada

Cara Cek Sertifikat Vaksin di PeduliLindungi dan Tips-nya Bila Tidak Ada

Pemerintahan menyarankan untuk lakukan check dan ambil sertifikat vaksin lewat PeduliLindungi.id. Ditambah, bukti vaksin sekarang jadi persyaratan berkunjung beragam tempat dan melakukan beragam aktivitas, seperti melangsungkan perjalanan.

Pemerintahan seterusnya akan mengaplikasikan program ini secara detail di beberapa lokasi aktivitas warga dan dimulai eksperimen. Peraturan ini diawali dari mal, pasar, kantor, tempat wisata, dan lain-lain.

Pada penjabaran virtual berkenaan PPKM (30/08/2021), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, “Kita ingin mencoba di perdagangan, mal, pasar tradisionil, toko. Transportasi darat, laut, udara. Pariwisata, kantor atau pabrik. SD, SMP, SMA, dan kegiatan keagamaan.”

Untuk yang belum mengetahui, ini langkah lakukan check dan ambil sertifikat vaksin di PeduliLindungi.id.

Cara cek sertifikat vaksin

Berikut cara cek sertifikat vaksin melalui platform luncuran pemerintah peduli lindungi

  1. Click situs pedulilindungi.id
  2. Masukan nama komplet dan nomor induk kependudukan (NIK)
  3. Contreng kolom ‘I’m not a robot’
  4. Click ‘Periksa’
  5. Nantikan status vaksinasi ada

Cara download sertifikat vaksin

Berikut cara unduh atau download sertifikat vaksin melalui platform luncuran pemerintah peduli lindungi

Unduh lewat website PeduliLindungi.id

  1. Membuka situs pedulilindungi.id
  2. Click ‘Login/Registrasi’ yang berada di sudut atas kanan
  3. Jika belum mempunyai account, karena itu click ‘Buat account PeduliLindungi’. Masukan nama, NIK, dan nomor telephone yang digunakan saat lakukan register vaksin
  4. Jika telah mempunyai account, tulis nomor handphone dan click ‘Login Sekarang’
  5. Tulis nama komplet dan nomor handphone saat daftarkan diri untuk vaksin COVID-19
  6. Masukan code OTP yang dikirimkan PEDULI COVID lewat SMS
  7. Click ‘Nama Akun’ yang ada pada bagian atas kanan. Bila memakai handphone, click icon tiga garis lalu tentukan ‘Nama Akun’
  8. Click ‘Nama’ yang ada pada ‘Sertifikat Vaksin’, lalu masukan NIK untuk buka dan mengambil sertifikat vaksin
  9. Click sertifikat sampai ada opsi ‘Unduh Sertifikat’. Click kembali, karena itu sertifikat vaksin COVID-19 secara automatis terunduh.

Cara lain yaitu

Unduh lewat Aplikasi HP PeduliLindungi.id

  1. Ambil Aplikasi HP PeduliLindungi.id dari App Toko atau Play Toko
  2. Bila belum mempunyai account, click ‘Register’ dan tulis nama komplet, NIK, dan nomor handphone
  3. Bila telah mempunyai account, click ‘Login’
  4. Masukan data diri dan code OTP yang didapatkan lewat SMS
  5. Click ‘Paspor Digital’ pada sudut kanan bawah atau ‘Akun’ pada sudut atas kanan. Lantas, click ‘Sertifikat Vaksin’
  6. Program PeduliLindungi.id akan tampilkan nama yang ada di ‘Sertifikat Vaksin’. Seterusnya masukan NIK untuk buka dan mengambil sertifikat vaksin COVID-19.

Triknya gampang, kan? Tapi, bagaimana bila detikers menjumpai kekeliruan data atau sertifikat vaksin tidak juga ada?

Dalam account Instagram Kementerian Kesehatan RI, jalan keluar atas kendala di atas ialah dengan mengirim keluh kesah lewat e-mail.

Format e-mail Pengiriman Keluhan ke Peduli Lindungi

  1. Nama komplet
  2. NIK
  3. Tempat, tanggal lahir
  4. Nomor handphone
  5. Lampirkan photo dan kartu vaksinasi COVID-19

Supaya keluh kesah selekasnya diolah, Kemenkes sampaikan jika yang berkaitan dapat memberinya biodata komplit, swafoto atau selfie dibarengi KTP, dan menjelaskan keluh kesah. Selanjutnya, kirim e-mail ini ke sertifikat@pedulilindungi.id.

Selain itu, tidak disarankan cetak sertifikat vaksin lewat jasa pembuat. Penyebabnya, faksi ke-3 semacam itu akan otomatis mendapatkan data kependudukan NIK, nama komplet, dan tanggal lahir. Hingga, langkah paling aman ialah lewat program PeduliLindungi.id sama seperti yang diperinci di atas. Selamat mempraktikkan detikers!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *